Tertinggi Sepanjang Sejarah, APBD Perubahan Berau 2023 Capai Rp 5 Triliun
Kepala BPKAD Berau Safransyah
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Besaran nominal APBD 2023 Kabupaten Berau setelah perubahan Rp 5 Triliun lebih,
menjadi angka fantastis atau nominal tertingi perolehan besaran APBDnya
sepanjang usia Kabupaten Berau.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset
Daerah (BPKAD) Berau Sapransyah mengatakan besaran angka diraih 2023 itu
sehubungan meningkatnya pendapatan bersumber dari dana transfer dari Propinsi
Kaltim dan transferan dari Pemerintah Pusat.
” Besaran penerimaan transfer dari Propinsi
Kaltim berasal Bagi Hasil Pajak Daerah
Se Kaltim tahun 2023 ini Kabupaten Berau
menduduki urutan ke 5 perolehan angkanya
Rp 447 Milyar lebih , sedangkan untuk urutan ke 1 terbanyak
diraih Kutai Timur ,”jelas Safransyah baru-baru ini dikantornya Jl APT Pranoto.
Apalagi Bagi Hasil Pajak Daerah Propinsi Kaltim sumbernya ada 5 antara lain Bagi Hasil PKB, Bagi Hasil BBNKB, Bagi Hasil PBBKB, Bagi Hasil AP dan Bagi Hasil Pajak Rokok tambah Safransyah lagi, untuk tahun 2024 mendatang dipastikan bakal meningkat lagi penerimaannya bagi daerah sehubungan adanya ketentuan baru .
“Informasi kami terima tahun 2024 mendatang berubah porsinya
transferan dari Bagi Hasil Pajak daerah Propinsi Kaltim , bila sebelumnya komposisi daerah memperoleh 30 % Propinsi 70
%. Dan kondisi bakal berubah menjadi perolehan Kabupaten/Kota sebanyak 70 %
sedangkan Propinsi 30 %nya,”ujar Safransyah lagi.
Sementara sumber transferan berasal dari
Pemerintah Pusat masih menurut Safransyah, lagi-lagi masih tetap mengandalkan dari bagi hasil potensi Sumber Daya Alam
(SDA) salah satunya batu bara. Nah bila
transfer dari Propinsi Kaltim kedepan meningkat sementara dari sector
Batu bara saat ini mengalami kelesuan karena, terjadinya penurunan harga
jualnya. “Dengan kondisi ini membuat kita tidak bisa memprediksi apakah angka
Rp 5 Triliun tahun 2023 ini bisa kita pertahankan lagi di tahun 2024, atau apa malah sebaliknya mengalami
penurunan,”tandasnya lagi.
Seperti diketahui APBD Perubahan tahun
anggaran 2023 telah ditetapkan Melalui rapat paripurna DPRD dengan Pemkab
Berau, Selasa (5/9) di Gedung DPRD baru-baru ini . APBD Perubahan ditetapkan
senilai Rp 5,1 triliun atau mengalami kenaikan Rp 1,5 miliar dari sebelumnya
senilai Rp 3,6 triliun. Secara garis besar, pendapatan daerah senilai Rp
4,3triliun atau naik Rp 735 miliar dari anggaran semula Rp 3,6 triliun.
Pendapatan daerah terdiri daripendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp 259
miliar,pendapatan transfer senilai Rp 3,3 triliun atau naik Rp549 miliar dari
anggaran semula Rp 2,7 triliun.
Sementara untuk belanja daerah senilai Rp 5,1
triliun atau naik Rp 1,5 miliar dari semula Rp 3,6 triliun. Yang terdiri dari
belanja operasi senilai Rp 2,1 trilun ataunaik Rp 529 miliar dari anggaran
semula Rp 1,6 triliun,belanja modal senilai Rp 2,5 trillun atau naik Rp
952 miliar, belanja tidak terduga Rp 25
Belanja transfer Rp 439 millar atau naik Rp 52 miliar dari Rp 386 miliar.
Sementara dari sisi penerimaan
pembiayaankhususnya sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) senilai Rp 802
miliar, kemudian untuk pengeluaran pembiayaan senilai Rp 2 miliar. (sep/adv)